Mata Kuliah
: Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad
Burhan Amin
Topik Makalah/Tulisan
PEMBANGUNAN KETAHANAN BUDAYA
BERSUMBER DARI KELUARGA
Kelas :
1-ID08
Tanggal
Penyerahan Makalah : 16 Januari 2017
Tanggal Upload Makalah : 17
Januari 2017
P E R N Y A T A A N
Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan
dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari
tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat
nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.
P e n y u s u n
|
N P M
|
Nama
Lengkap
|
Tanda
Tangan
|
|
35416076
|
MUHAMMAD
RIZA KAHFI
|
|

Program Sarjana Teknologi Industri
UNIVERSITAS GUNADARMA
i
KATA
PENGANTAR
Segala puja dan puji saya panjatkan kepada Allah Subhannawata’ala,
yang telah memberikan saya akal pikiran untuk berfikir, dan memberikan nikmat sehat
sehingga saya dapat menyelesaikan Makalah ini dengan baik dan tanpa adanya hambatan.
Dalam pembuatan Makalah ini di buat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah
Ilmu Budaya Dasar. Sehubungan dengan tersusunnya Makalah ini saya mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak yang tidak bias saya sebutkan satu persatu. Oleh karena itu saya mengucapkan banyak terimakasih
kepada :
1.
Bapak Muhammad Burhan Amin
selaku dosen mata kuliah ilmu budaya dasar.
2. Kedua
Orang Tua saya yang telah senantiasa mendoakan saya, mendukungsaya agar dapat menyelesaikan
tugas ini dengan segera.
Dalam penyusunan Makalah
ini, masih banyak kekurangan dan kesalahan, maka dari itu saya mengarapkan masukandan
saran kepada para pembaca sekalian.
Bekasi, 12
Januari 2017
Penyusun
ii
DAFTAR ISI
COVER
DEPAN
Pernyataan………………………………………………………………i
Kata
Pengantar…………………………………………………………ii
Daftar
isi………………………………………………………………..iii
BAB
I PENDAHUHULUAN
1.1 LatarBelakang………………………………………………………………….1
1.2 Tujuan………………………………………………………………………...
2
1.3 Sasaran………………………………………………………………………...2
BAB
II PERMASALAHAN
A. Kekuatan
( strength )…………………………………………………....3
B. Kelemahan
( weakness )…………………………………………………3
C. Peluang
( opportunity )……………………………………………….....3
D. Tantangan
/ Hambatan ( threats )…………………………………….....4
BAB
III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan………………………………………………………………5
B. Rekomendasi…………………………………………………………….5
C. Referensi…………………………………………………………………6
iii
BAB I PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Budaya atau culture memang sudah menjadi salah satu bagian kehidupan
sebagian besar masyarakat Indonesia. Budaya berasal dari bahasa Sansekerta
yaitu “Buddhayah”. Budaya itu sendiri dapat didefinisikan sebagai hal-hal yang
bersangkutan dengan akal. Pendapat lain mengatakan budaya sebagai suatu
perkembangan majemuk yang berlangsung di dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Budaya perlu di pertahankan keberadaannya di dalam kehidupan
masyarakat Indonesia. Sehingga ketahanan budaya perlu di bangun sejak dini.
Maka dari itu keluarga sangat berperan penting untuk membangun ketahanan budaya
di dalam diri dari generasi ke generasi. Budaya yang sudah ada sejak dahulu dan
diturunkan secara turun-temurun oleh beberapa generasi hingga sampai saat ini
dan masih dapat bertahan di tengah modernisasi, hal itu merupakan suatu bentuk
ketahanan budaya yang masih di pertahankan hingga saat ini.
Untuk membangun ketahanan budaya di dalam kehidupan masyarakat,
perlu ada nya langkat konkrit dari pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia,
terutama keluarga yang berperan penting dan menjadi sumber pembangunan
ketahanan budaya di lingkungan masyarakat. Sehingga budaya yang sudah ada sejak
dahulu tidak akan punah di telan waktu. Agar generasi berikutnya dapat terus
menikmati dan melestarikan budaya asli asal Indonesia yang tentunya akan
menjadi wajah bumi pertiwi di mata dunia.
1
2. Tujuan
1. Membahas
lebih dalam mengenai Pembangunan Ketahanan Budaya Bersumber dari Keluarga
2. Membangun
dan membentuk ketahanan dalam diri setiap warga masrayakat
3. Untuk mengetahui bagaimana cara membangun budaya dalam
keluarga dan menjadikan kebudayaan dan kesejahteraan rakyat sebagai salah satu
sumber dari ketahanan budaya dari kekeluargaan.
3. Sasaran
Makalah ini ditujukan kepada seluruh pembaca.
Terutama kepala keluarga untuk senantiasa mendidik anaknya sebaik mungkin.
Karena keluarga adalah cermin atas perilaku anak tersebut.
Jangan sampai generasi muda kita mulai hancur
akibat terkikisnya jiwa nasionalisme pada diri anak tersebut. Dan mulai
mengikuti alur budaya barat.
2
BAB II PERMASALAHAN
Analisis permasalahan
Analisis SWOT
Pembangunan Ketahanan Budaya Bersumber dari
Keluarga dengan
memperhatikan dan mempertimbangkan
kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
1. Kekuatan
( Strength )
a.
Mendidik anak agar tidak
mudah berbohong
b.
Mewujudkan kepercayaan,
menghargai dan memberikan kepercayaan terhadap anak-anak
c.
Sebagai bekal untuk anak
agar kelak agar siap dalam menjalani hidup
d.
Untuk mempertahankan budaya
yang kita miliki, sebisa mungkin mengembangkan dan mengamalkan nilai nilai
budaya yang positif
2. Kelemahan ( Weakness )
a.
Didikan orangtua yang terlalu
keras dan menekan anaknya agar menjadi orang sukses, justru akan membuat anak
merasa tertekan dan takut akan kegagalan
b.
Anak tidak mematuhi
peraturan yang ada dalam keluarga
c.
Kurangnya kesadaran dalam
sebuah keluarga untuk menjaga kebudayaan
d.
Memiliki orangtua yang
sering bertengkar, menjadikan jiwa dan mental anak kacau
3. Peluang ( Opportunity )
a.
Penanaman budaya yang baik
sejak kecil dapat membuat anak mampu membedakan mana yang baik dan tidak baik
untuknya.
b.
Menjadikan anak lebih
disiplin dan bertanggung jawab
c.
Keluarga dapat berjalan
harmonis apabila mengamalkan budaya yang positif
d.
Pembangunan Ketahanan
budaya juga akan meningkatkan integritas sosial individu di dalam masyarakat,
sehingga kebudayaan juga akan terus berkembang dan bertahan seiring
berkembangnya zaman, karena masyarakat yang yang berbudaya sosial.
3
4. Tantangan / Hambatan ( Threats )
a.
Berkembang pesatnya
teknologi membuat kebudayaan mulai ditinggalkan perlahan-lahan oleh masyarakat
b.
Anak-anak mempunyai perilaku
maupun penyakit mental yang sulit ditangani, disini peran orang keluarga sangat
pernting bagi pertumbuhan anak
c.
Anak sudah terpengaruh oleh lingkungan dari luar rumah
d.
Orangtua harus ekstra
bersabar dalam mendidik anak, karena saat ini banyak anak yang melawan
orangtuanya.
4
BAB
III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1. Kesimpulan
a. Dengan
adanya Ketahanan budaya di dalam masyarakat, tenntunya hal ini mengajak
individu untuk lebih peduli terhadap budaya luhur nusantara, guna melestarikan
dan mempertahankan budaya asli bumi pertiwi.
b. Pembangunan ketahanan budaya itu sangat
mengungtungkan kedua belah pihak , yaitu pihak orang tua dan anak-anak karena
dapat merubah dalam bersikap dan dalam ber kepribadian masing-masing
c. Perlu
adanya sosialisasi mengenai pentingnya akan pembangunan ketahanan budaya di
dalam kehidupan masyarakat yang berbudaya di nusantara, agar ketahanan budaya
dapat terus ditingkatkan, sehingga budaya luhur dapat terus bertahan di tengah
pengaruh modernisasi dan globalisasi.
d. Membuat jadwal anak lebih padat lagi agar tidak terlalu
banyak bermain diluar rumah. Supaya tidak terpengaruh budaya dilingkungan luar
rumah.
2. Rekomendasi
a.
Dalam sebuah keluarga
diharapkan saling memberikan kepercayaan satu sama lain. Dan menghargai satu
sama lain juga sangat penting agar tercipta hubungan yang harmonis
b.
Orangtua sebaiknya tidak
mendidik anak terlalu keras, karena hanya akan menekan mental anak. Mendidik
dengan penuh kasih sayang, tidak memaksakan anak akan lebih baik
c.
Sebaiknya kebudayaan tetap
dijaga dan dilestarikan walau perkembangan teknologi sudah mempengaruhi banyak
aspek kehidupan manusia.
d.
Disini peran orang tua sangat penting, sudah seharusnya
orantua mengawasi kegiatan anak diluar rumah agar anak tidak terpengaruh
terlalu jauh dalam hal yang buruk
5
REFERENSI
1. Pekerti, Widia; dkk. Seni Budaya, Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan, 2014, Jakarta
2. Goode, Wiliam
J. (1995). Sosiologi Keluarga. Jakarta: Bumi Aksara