TOLERANSI
YANG HARUS DIBANGUN DI INDONESIA
Sebelum berbicara lebih jauh
mengenai toleransi, kita harus mengetahui dulu apakah arti toleransi. Toleransi adalah suatu
sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam
masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Sikap toleransi menghindarkan terjadinya diskriminasi sekalipun banyak
terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat.
Saat ini Indonesia sedang dilanda
krisis toleransi, mengapa saya bilang krisis ? krisis disini dalam arti sedang
dalam kondisi tidak baik. Sering kali saat ini kita saksikan di dunia maya,
banyak orang saling hujat, saling fitnah, saling menebar kebencian. Agama saya
sebagai penyusun tulisan ini adalah Islam, dalam islam kita dilarang untuk
saling menebar kebencian. Saya yakin agama lain seperti Kristen, Buddha, Hindu
atau agama yang lainnya pun akan sama, melarang bahwa umat nya saling menebar
kebencian satu sama lain. Namun mengapa kini itu semua bisa terjadi ? kita
sebagai manusia, mahluk yang berakal tentunya harus bisa intropeksi diri,
menilai diri kita terlebih dulu sebelum menilai orang lain.
Krisis toleransi di Indonesia
dimulai saat mantan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau
Ahok menjabat. Beliau merupakan etnis keturunan tionghoa dan beragama Kristen.
Perubahan Jakarta yang telah ia lakukan seperti transportasi misal MRT,
Transjakarta dan pembenahan system birokrasi yang sudah menjadi rahasia umum
bahwa birokrasi di Indonesia bisa dibilang tertinggal bahkan buruk. Namun di
tangan beliau, semua itu satu demi satu teratasi. Tetapi mengapa tetap banyak
yang tidak suka dan seolah tutup mata atas kinerja positif nya Ahok? Satu
alasan, karena dia china. Stigma Negara china di Negara kita ini terbilang cukup
sadis, banyak masyarakat kita yg beranggapan apapun yang berasal dari tiongkok itu
buruk. Padahal apabila kita bisa memnafaatkan sosial media dengan baik, kita
bisa tau negara china yang sekarang itu seperti apa. Negara china kini menjadi
salah satu Negara berpengaruh di dunia, berkat kedisplinan pemerintahnya dan
kesadaran warganya untuk bergerak maju.
Oleh karena itu, marilah kita
sebagai pribumi yang mengaku cinta tanah air dan ingin bangsa kita menjadi
bangsa yang lebih baik, kita ubah semua mindset kita. Berhentilah untuk
melakukan hal-hal yang tidak ada manfaatnya, bahkan bisa membuat kita semakin
terpecah belah. Bangsa kita ini bangsa yang besar, memiliki keberagaman suku
dan budaya. Namun semua itu tidak bisa dijadikan alasan untuk kita saling terpecah
belah, tetapi harus sebagai semangat agar kita lebih bersatu untuk mencapai
tujuan yang baik. Karena perilaku tidak toleransi atau intoleran itu dibenci
oleh tuhan.
Keragaman merupakan suatu kondisi
pada kehidupan masyarakat, perbedaan seperti itu ada pada suku bangsa, agama,
ras, serta budaya. Keragaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan
keindahan bangsa Indonesia. Pemerintah dan masyarakat pun harus bisa mendorong
keberagaman tersebut menjadi suatu kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan
kesatuan nasional menuju Indonesia yang lebih baik. Perbedaan kita dengan orang
lain lebih baik dari kita atau kita lebih baik dari orang lain. Baik dan
buruknya penilaian orang lain kepada kita bukan karena warna, rupa, dan bentuk,
melainkan karena baik dan buruknya kita dalam berperilaku. Oleh karena itu,
sebaiknya kita berperilaku baik kepada semua orang tanpa memandang berbagai
perbedaan tersebut.